Kamis, 25 Agustus 2011, 11:00 –
Kanwil Kemenag Prov. Jabar Salurkan Santunan Ramadhan 1432 H

JL. JEND. SUDIRMAN Perayaan hari raya Idhul Fithri sudah semestinya dinikmati dengan suka cita oleh seluruh umat Islam. Oleh karena itulah, Islam mewajibkan agar umatnya membayar zakat fitrah sebelum hari Idhul Fithri. Dengan demikian zakat fitrah dapat disalurkan kepada kaum dhuafa sehingga pada hari raya Idhul Fithri tidak ada umat Islam yang mengalami kelaparan. Demikian intisari sambutan Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, H. Saeroji, dalam acara penyerahan Santunan Ramadhan 1432 H, di Aula Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Jl. Jend. Sudirman Bandung, Rabu (24/08).

Kakanwil menambahkan bahwa penyaluran santunan ini merupakan wujud kepedulian Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat terhadap warga sekitar kantor. Acara ini juga menjadi ajang silahturahim antara kanwil kemenag dengan warga sekitar. Melalui kegiatan ini dapat lebih mendekatkan antara kanwil dengan warga sekitar. Bagi warga yang belum pernah masuk ke lingkungan kanwil, kini mereka dapat melihat-lihat suasana kantor, demikian tambah Kakanwil.

Sementara itu, berkaitan dengan penetapan tanggal 1 Syawal 1432 H, Kakanwil menjelaskan bahwa keputusan tersebut akan ditentukan pada sidang itsbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama RI bersama sejumlah Ormas Islam pada hari senin (29/08). Keputusan sidang itsbat tersebutlah yang akan menjadi ketetapan pemerintah tentang jatuhnya 1 Syawal 1432 H.

Kabid Penyelenggara Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Prov. Jabar, H. Maman Sulaeman, menjelaskan bahwa santunan yang disalurkan ini berasal dari dari dana zakat pegawai Kanwil Kemenag Prov. Jabar yang diambil dari 2,5% gaji setiap bulannya. Kabid Hazawa menjelaskan bahwa dalam pengelolaan zakat, Kanwil Kemenag Prov. Jabar adalah Unit Pelaksana Zakat (UPZ), sehingga penyaluran dana zakat selain dilakukan dalam bentuk penyaluran seperti ini, sebagian dana zakat akan disetorkan kepada Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Prov. Jawa Barat.

Berkenaan dengan penerima santunan, Kabid Hazawa menjelaskan bahwa mereka terdiri dari masyarakat yang berada di sekitar kanwil, yaitu warga Kelurahan Warung Muncang Kec. Bandung Kulon dan Kelurahan Dunguscariang Kec. Andir, berjumlah 100 orang, Pegawai honorer kanwil sebanyak 30 orang dan pengajuan sebanyak 20 orang.

REPORTASE : TRI BUDIONO

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.045095 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1283839
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.