Senin, 23 Mei 2011 –
Kemenag Siap Mengimplementasikan UU No. 14 Th 2008

PUNCAKKAB. BOGOR Data dan informasi menjadi kebutuhan yang dasar dalam pengambilan kebijakan. Demikian ungkapan Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pinmas) Kementerian Agama RI, Drs. Zubaidi, M.Ed, dalam pembukaan Workshop Penyempurnaan Katalog Data Kementerian Agama, di Hotel Ria Diani Puncak Cibogo Mega Mendung Kab. Bogor, Rabu (18/05).

Zubaidi menutur bahwa data dan informasi menjadi hal terpenting, terutama dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kementerian Agama menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Setidaknya ada tiga hal yang menjadi rencana strategis yang ingin dicapai Kementerian Agama yaitu terbangunnya E-Government dalam efektivitas pelayanan yang baik, terbangunnya sistem informasi dan komunikasi yang baik dan terbangunnya citra positif yang baik. Menurut Zubaidi, hal tersebut menuntut pengolahan data dan informasi yang baik untuk melayani kebutuhan informasi kepada publik. Sebagai bagian dari badan publik, Kementerian Agama dituntut memberikan data dengan akuntabel, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 14 Th 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, tambahnya.

Workshop Penyempurnaan Katalog Data Kementerian Agama merupakan bagian dari persiapan pengimplementasian UU No. 14 Th 2008. Ketua Panitia yang juga Kabid Pengembangan dan Analisis Data Keagamaan Pinmas Kemenag RI, Drs. Afrizal Zein, M.Si, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyempurnakan katalog data Kementerian Agama dan menyusun daftar informasi yang dikecualikan di lingkungan Kementerian Agama dalam rangka implementasi UU No. 14 Th 2008.

Sementara itu, berkaitan dengan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 14 Th 2008, Afrizal mengatakan saat ini Kemenag tengah merancang pembentukan PPID. Diharapkan dalam waktu dekat PPID dapat terbentuk baik tingkatan pusat, Kanwil, Kab./Kota maupun hingga KUA, tambahnya.

Berlangsung selama tiga hari (18-20/05), acara tersebut diikuti oleh 59 peserta yang berasal dari tingkatan Direktorat Jenderal di lingkungan Kemenag RI, Inspektorat jenderal, Pusdiklat, Kanwil DKI, Banten dan Jawa Barat, serta perwakilan Madrasah dan KUA di tiga provinsi tersebut. Dalam acara tersebut, para peserta mendiskusikan katalog data Kementerian Agama dan menyusun daftar informasi yang dikecualikan di lingkungan Kementerian Agama. Adapun narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Drs. Erlangga Masdiana, M.Si, Direktur Layanan Informasi Internasional, Direktorat Jenderal Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan H.Ramly Amin Simbolon, Anggota Komisi Informasi Pusat, Bidang Penyelesaian Sengketa.

REPORTASE : TRI BUDIONO

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.020616 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 772064
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.