Selasa, 14 Februari 2012 –
MK2MI KAB. INDRAMAYU GELAR PELATIHAN DAN PELANTIKAN TIM PENYUSUN NASKAH SOAL

TELUKAGUNGKAB. INDRAMAYUPendidikan dalam lingkup sempit dapat disebut pembelajaran. Pembelajaran adalah proses interaksi siswa dan guru. Tahap dalam pembelajaran ada tiga yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Ketiga tahap tersebut sama pentingnya sehingga guru tidak bisa menyepelekan salah satunya. Dalam penilaian pembelajaran, aspek yang perlu mendapat perhatian adalah penyusunan naskah soal karena dalam penyusunannya tidak boleh dianggap sepele. Disamping harus valid dan ajeg juga benar dalam redaksinya.

Oleh karena hal tersebut di atas, MK2MI Kab. Indramayu menggelar Pelatihan dan Pelantikan Tim Penyusun Naskah Soal Tahun 2012 pada hari kamis (19/01) yang bertempat di MIS GUPPI Telukagung Kab. Indramayu. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Kurikulum Bidang Mapenda Islam Kanwil Kemenag Jabar Drs. H. Ahmad Sa’dudin, M.Pd., Kepala Seksi Mapenda Islam Kemenag Kab. Indramayu Drs. H. Moh. Ahsan, M.Ag., Pengawas Pendais Kab. Indramayu Drs. Sapta Guna, Ketua MK2MI Warnita, S.Pd., dan sejumlah utusan guru dari seluruh KKM se-Kab. Indramayu.

Secara resmi Kepala Seksi Mapenda Islam Kemenag Kab. Indramayu Drs. H. Moh. Ahsan, M.Ag. membuka acara ini. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa guru harus mampu melakukan penilaian terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan sesuai dengan Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang standar penilaian. Pelatihan semacam ini sangat baik sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melakukan penilaian pembelajaran yang diampunya. Selain itu beliau juga menginformasikan beberapa hal kedinasan diantaranya seputar BSM, Inpasing non PNS, BOS Provinsi dan beasiswa bagi guru.

Drs. Sapta Guna, Pengawas Pendais Kemenag Kab. Indramayu, mengupas tuntas seputar kesalahan-kesalahan dalam penyusunan soal. Beliau mengatakan salah satu kesalahan dalam menyusun soal adalah penulisan “kecuali” yang ditulis dalam bentuk biasa seperti kata-kata dalam naskah biasanya. Seharusnya penulisan “kecuali” diberi bentuk cetak miring. Kesalahan lainnya memakai bahasa yang tidak baku, penggunaan istilah yang bersifat lokal kedaerahan, penggunaan titik berlebihan.

Warnita, S.Pd Ketua MK2MI Kemenag Kab. Indramayu memotivasi guru yang dilantik menjadi Tim Penyusun Soal, beliau mengatakan, kecerdasan tidak didapatkan satu paket secara spontan namun didapatkan melalui proses dalam setiap tahap perkembangan manusia. Orang cerdas, di satu sisi mesti rendah hati namun di sisi lain tidak boleh berdiam diri, ia seyogyanya membuktikan eksistensi diri kepada khalayak. Karena orang cerdas memiliki tanggung jawab sosial berupa mengajari orang-orang yang kurang dalam suatu ilmu pengetahuan. Untuk menopang eksistensi diri tentunya dibutuhkan komitmen yang kuat, komitmen yang tidak memandang seberapa besar memperoleh haknya tetapi memandang seberapa besar melakukan kewajiban atau tugas yang diampunya.

“Saya sangat tidak setuju metoda copy paste dalam penyusunan soal, karena pastinya tidak sesuai dengan karakteristik siswa yang tentunya pula berbeda-beda pada setiap tahunnya.” Ungkap Drs. H. Ahmad Sa’dudin, M.Pd. Kepala Seksi Kurikulum Bidang Mapenda Islam Kanwil Kemenag Jabar di awal presentasinya. Lebih lanjut, beliau menguraikan klasifikasi bentuk soal berikut definisi, kelebihan dan kekurangannya di hadapan guru peserta pelatihan.

“Dalam menyusun naskah soal yang dianggap paling sukar adalah ketika guru menyusun naskah soal bentuk pilihan ganda” tandas beliau. Oleh karenanya, beliau lebih menyoroti materi bentuk pilihan ganda. Cara membuat naskah soal pilihan ganda yaitu membuat kisi-kisi, menentukan bobot dan taraf kompetensi, memerhatikan bahasa, materi dan kontruksi naskah. Beliau sempat mengajak peserta untuk mengidentifikasi naskah soal yang baik dan yang kurang baik. Di akhir penyampaian materi, beliau memberikan tugas kepada peserta untuk mengisi Kartu Telaah Soal.

REPORTASE : EDI SEPENDI

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.029210 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1097596
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.