Jumat, 18 Oktober 2013, 17:13 –
LPJ BOS Bentuk Akuntabilitas

**Tim Manajemen BOS Kanwil Kemenag Prov Jabar Gelar Bimtek

 

 

Cibinong-Kab. Bogor

Untuk mengurangi resiko kesalahan dalam penyaluran dan penerimaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) di madrasah. Kemarin, bertempat di Aula Kemenag Kabupaten Bogor, Kamis (17/10),  Tim Manajemen BOS Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Bimbingan teknis (bimtek) bagi para Kepala Madrasah MI, MTs dan MA se-Kabupaten Bogor.

 

“Bimbingan dan teknis pertanggungjawan BOS memang harus benar-benar dipahami oleh para pengelola madrasah,”kata Kepala Kemenag Kab Bogor Dr. H. Suhendra, MM. Untuk itu, setiap pengelola satuan pendidikan baik MI, MTs, MA wajib hukumnya mematuhi segara proses aturan yang berlaku. “BOS itu bantuan dan itu harus dipertanggungjawabkan,”ujarnya.

 

Sedangkan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs. H. Mat Nur, MM menyatakan, setiap madrasah wajib membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) anggaran dana BOS. “Jadi tak ada istilah tidak siap ketika diaudit atau diperiksa,”kata Mat Nur.

 

Oleh karenanya, sambung dia, sebuah LPJ menjadi ukuran keberhasilan pengelolaan BOS di satuan pendidikan yang ada karenanya cara penyusunan LPJ harus benar-benar diperhatikan mekanismenya. “Untuk memberikan pemahaman itu makanya Bimtek ini diberikan, karena LPJ BOS adalah bentuk akuntabilitas kepada masyarakat dan pemerintah,”tandasnya.

 

 

Sementara itu, Tim Manajemen BOS Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat Tedi Targuna menyatakan, jika pihaknya akan terus memberikan bimbingan teknis terkait penyusunan LPJ BOS, karena jika terjadi kesalahan maka akan fatal akibatnya. “BOS itu amanah jadi harus dipertanggungjawabkan secara baik dan transparan,”kata Tedi.

Koresponden : Ade Irawan

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.010586 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 1326687
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.