Jumat, 12 Juli 2013, 09:06 –
Kemenag Kab Bogor Sosialisasikan Program BSM

Cibinong-Kab. BogorPasca kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Juni lalu Pemerintah terus melakukan berbagai upaya pemberian konpensasi bagi warga miskin seperti program Bantuan Langsung (BLSM). Ternyata kompensasi kenaikan BBM juga berlaku bagi anak-anak miskin berupa program bantuan siswa miskin (BSM) yang nominalnya cukup besar. Agar program ini tepat sasaran, Kamis (11/07) bertempat di Aula Kemenag, Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor menyelenggarakan sosialiasi penerimaan BSM untuk Tahun 2013.

Kepala Kantor Kemenag Kab Bogor Dr. H. Suhendra, MM mengatakan, program BSM merupakan upaya pemerintah mengurangi angka putus sekolah keluarga kurang mampu sehingga mereka tetap bisa bersekolah. “Dengan adanya BSM siswa miskin akan terjamin proses pendidikannya, itu tujuan pemerintah,”kata Suhendra.

Dirinya pun mengingatkan kepada para pengelola madrasah untuk berhati-hati terutama soal data-data mengenai siswa miskin dan berpedoman kepada aturan terutama Juklak dan Juknis penerimaan BSM. “Jadi, jangan ada potongan, jangan mengada-ngada soal data siswa miskin karena program ini benar-benar buat siswa miskin, pelajari aturannya,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Drs. H. Mat Nur, MM menyatakan, sosialisasi yang diberikan kepada para Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan para pengawas ini sebagai bentuk instruksi terkait kebijakan pemerintah. “Tugas kita mensosialisasikan dan menyukseskan BSM,”kata Mat Nur.

Karena berkaitan dengan anggaran, maka tambah dia, sosialisasi ini menjadi penting terutama bagaimana para pengelola madrasah mampu menerapkan BSM yang tepat waktu dan tepat sasaran, untuk tahun ini anggaran BSM yang diberikan kepada siswa tingat MI sebesar Rp450 ribu/siswa/tahun, MTs Rp750 ribu/siswa/tahun, MA Rp1.000.000/siswa/tahun. “Karena pengelolaan BSM benar-benar diawasi jadi harus disosialisasikan dengan baik, agar tidak terjadi kesalahan,”bebernya.

Agar tidak terjadi kesalahan, sambung dia, dirinya pun meminta kepada seluruh pengelola pendidikan di bawah Kemenag Kab Bogor untuk mempelajari aturan-aturan yang ada sehingga tidak terjadi kesalahan dalam proses penyalurannya.

Reportase : Ade Irawan

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.469069 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.68
Jumlah pengunjung: 1220688
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.