Kamis, 6 Juni 2013, 01:51 –
Seksi Penais dan Zawa Gelar Pembinaan Petugas Tanah Wakaf

Cibinong-Kab BogorSebanyak 40 orang mengikuti pembinaan Wakaf untuk petugas Tanah Wakaf KUA se-Kabupaten Bogor yang diselenggarakan Seksi Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais, Zawa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor di Gedung MUI Kabupaten Bogor, Selasa (04/6). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kab Bogor Dr. H. Suhendra, MM, Kasi Penais Zawa Drs. H. M. Yusuf.

Kepala Kantor Kemenag Kab Bogor Dr. H. Suhendra, MM mengatakan kegiatan ini membantu Kementerian Agama untuk meningkatkan pengelolaan administrasi dan pengembangan wakaf serta pengamanannya di wilayah kabupaten bogor yang memang saat ini belum sepenuhnya berjalan dengan optimal. “Jelas ini bisa menjadi pintu masuk bagi kita untuk bagaimana memperbaiki sistem pengelolaan wakaf,”kata Suhendra.

Lebih jauh dia menjelaskan, data wakaf di kabupaten Bogor dari 40 kecamatan yang ada di kabupaten bogor sekitar 5.425 lokasi dengan luas 4.100.727 m2. dengan rincian yang sudah berserifikat wakaf sekitar 4992 lokasi dengan luas 3,636,050 m2, yang sedang proses sekitar 78 lokasi dengan luas 85,932 m2 dan yang belum bersertifikat sekitar 355 lokasi dengan luas 378,745 m2 . “Mari kita kawal dan kita layani masyarakat dengan baik dibidang wakaf ini,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais, Zawa) Drs. H. M Yusuf mengatakan, para petugas tanah wakaf perlu memahami undang-undang nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf dan peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 42 tahun 2006 tentang pelaksanaan undang-undang nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf, sejatinya bertujuan untuk menata pengelolaan, melindungi dan mengawasi tanah wakaf yang lebih baik. penataan sebagaimana dimaksud tidak terlepas dari kepentingan untuk menjadikan petugas tanah wakaf kua kecamatan se- kabupaten bogor lebih profesional, memiliki legalitas secara yuridis formal dan mengikuti sistem pertanggungjawaban kepada pemerintah dan masyarakat.

“Tugas dan tanggung jawab sebagai petugas tanah wakaf KUA kecamatan se-Kabupaten Bogor tidak bisa dilepaskan dari prinsip syariah yang mengaitkan tanah wakaf dengan kewenangan pemerintah (ulil amri) untuk mengangkat petugas wakaf,”kata Yusuf.

Reportase : Ade Irawan

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.034299 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.54
Jumlah pengunjung: 1378628
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.