Selasa, 28 Mei 2013, 23:13 – Pendis & Madrasah
MTsN 2 Kota Bandung Gelar Khatam Al Qur’an

“Dengan Khatam Al Qur’an Kita Gapai Generasi Qur’ani”

Antapani – BandungMadrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Bandung selenggarakan kegiatan Khatam Al Qur’an dengan mengambil tema “Dengan Khatam Al Qur’an Kita Gapai Generasi Qur’ani” , acara diselenggarakan di kampus MTsN 2 Kota Bandung dan diikuti oleh seluruh Guru dan siswa. Jum’at (24/05).

Dalam sambutannya Kepala MTsN 2 Kota Bandung Drs. H. Tatan Jamaludin, M.MPd menjelaskan, acara ini adalah sebuah ihtiar yang cukup panjang yang terus kita lakukan baik itu ihtiar yang telah kita lakukan yang sedang dan yang akan kita lakukan, maka akan terus kita pertahankan dan bahkan kita akan tingkatkan. “Ihtiar ini adalah upaya-upaya bagaimana kita mampu mencintai, upaya-upaya untuk mencintai diawali upaya-upaya memperkenalkan, perkenalan dengan Al Qur’an kemudian diprogramkan untuk membiasakan pagi-pagi selama lima belas menit membaca Al Qur’an dengan target untuk kelas VII dalam waktu satu tahun bisa selesai 10 juz, untuk kelas VIII juga 10 juz, kelas IX 10 juz dan akhirnya di kelas IX itu khatam Al Qur’an,” ujarnya.

“ini adalah ikhtiar sekolah ihtiar madrasah untuk memperkenalkan Al Qur’an dan mencintai Al Qur’an, jadi ihtiar yang cukup panjang ini harus ada pengawasan dan kontrol dari para pendidik dengan senantiasa harus terus digalakan sehinga betul-betul siswa dan siswi itu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar,” terangnya.

Lebih lanjut H. Tatan mengatakan ditengah hiruk pikuk dimana-mana manusia dengan aktifitasnya memperjuangkan dan mempertahankan hidup yang tidak sedikit meninggalkan upaya-upaya yang telah dirintis sebelumnya, hanya demi mengejar pemuasan kebutuhan biologis atau pemenuhan hidup saja sehingga banyak yang meninggalkan ibadah atau meninggalkan membaca Al Qur’an, padahal program pemerintah sudah dicanangkan gemar magrib mengaji. kalau dulu berjalan pada waktu magrib setelah shalat terdengar di rumah-rumah suara yang sedang mengaji, Tetapi yang sekarang terdengar itu nyanyian. “upaya mengaji kebiasaan mengaji itu akan kalian teruskan, jangan karena sudah selesai atau tamat ngajinya atau selesai 30 juz lantas berhenti untuk mengaji, tetapi harus buka kembali isi dan maksudnya apa yang terdapat didalam Al Qur’an”.

H. Tatan berharap “dalam pelaksanaannya terutama untuk kelas VII dan VII hendaknya kegiatan mengaji di pagi hari ini benar-benar di laksanakan dengan sebaik-baiknya, mudahan-mudahan dengan lantunan membaca Al Qu’an sebelum memulai aktifitas memulai dengan membaca Al Quran kehidupan minimal kehidupan di sekoah kita mendapatkan barokah dari Allah SWT, hiasi sekolah ini dengan bacan-bacaan Al Qur’an sehingga sekolah ini menjadi tempat yang terindah dan tempat yang nyaman,” tandanya.

Reportase : Deden Dharmawan

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.037400 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 1269055
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.