Rabu, 7 November 2012 –
Direktur PD Pontren : Anak diniyah harus dibangun fisiknya dan juga ilmunya

LAPANGAN KARANG PAWITANKAB. KARAWANGLebih dari 11 ribu orang mengikuti acara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) di Lapang Karangpawitan, Karawang, Sabtu (3/11). Mereka terdiri dari para santri, guru, dan Kepala sekolah Diniyah Takmiliyah se-Kabupaten Karawang. Meski cuaca pagi itu sangat mendung karena hujan deras telah mengguyur saat shubuh, namun tidak mengurangi semangat para peserta untuk tetap hadir pada acara tersebut. Setelah acara pembukaan selesai, dilanjutkan pawai ta’aruf yang diiringi oleh group drumband dari masing-masing DTA.

Selain itu, kegiatan ini adalah wujud dukungan masyarakat diniyah terhadap dikeluarkannya Perda Wajib Diniyah di Kabupaten Karawang yang akan berlaku Tahun 2013. Demikian yang dikatakan Kasi Pontren Kemenag Karawang, H. Sopian, S.Pd.I, M.Pd.I. Menurutnya, “kehadiran seluruh DTA sebagai bukti dukungan kami terhadap pemerintah Kabupaten Karawang, bahwa Perda tersebut sangat baik dan layak diterapkan meskipun ada pihak-pihak yang masih pesimis dan meragukannya. Karena itu kita “goyang” Karawang agar mereka yang pesimis menjadi melek dan optimis.”

Hadir pada kesempatan itu Bupati Karawang, Direktur PD Pontren Kemenag RI, Kabid PD Pontren Kanwil Kemanag Jabar, dan Kepala Kemenag Karawang. Direktur PD Pontren, Dr. H. Syafiuddin mengatakan dalam sambutannya, “dari ajang Porsadin ini, insya Alah akan lahir para atlet dan seniman. Anak diniyah harus dibangun fisiknya dan juga ilmunya.” Sementara Bupati Karawang, H. Ade Swara, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih banyak kepada Kemenag yang telah mendukung atas lahirnya perda wajib diniyah dan mendukung program-program keagamaan di Kabupaten Karawang. Karena itu, lanjut bupati, kami merasa berkewajiban untuk lebih serius memperhatikan pendidikan diniyah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Karawang, Drs. H. Edy Yusuf, S.Ag, MM, saat diwawancara mengatakan, saat ini masyarakat Karawang dapat berbangga hati, karena dari ajang ini kita menyaksikan ada bibit-bibit atlet, seniman dan ulama. “Saya yakin diantara mereka akan terlahir para pemimpin masa depan yang kuat badannya, berjiwa seni dan mewarisi ilmu dan akhlaqnya ulama,” ujar Kakemenag. Kasubag Hukmas Kanwil Kemenag Prov. Jabar, H.E. Nadzier Wiriadinata,yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi kegiatan Porsadin di Kabupaten Karawang. Ia berharap, semoga pendidikan diniyah semakin maju di Kabupaten Karawang dan Jawa Barat pada umumnya.

REPORTASE : Asep Zaelani

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.021628 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 776402
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.