Bekali Petugas dan Upayakan Istithoah Jemaah Melalui Sosialisasi

Rabu, 23-10-2019 | 11:03:41

Garut (INMAS Kota Tasikmalaya)

Penyelenggaraan pembinaan kesehatan masa tunggu merupakan kegiatan yang sangat penting dalam upaya penyiapan menuju status istithoah kesehatan, terutama bagi calon jemaah haji yang beresiko tinggi.

Dalam upaya pelaksanaan pembinaan yang lebih terkoordinasi maka dinas kesehatan mengundang Kementerian agama untuk mengikuti kegiatan pertemuan orientasi bagi petugas jemaah dalam pemeriksaan dan pembinaan jemaah haji.

Acara berlangsung di Hotel Santika Garut hadir pada kesempatan tersebut mewakili Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, H. Wahyu, S.Ag.

Menurut Kasi PHU, dalam acara tersebut dibahas materi Kebijakan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji. Ada empat hal yang ditekankan dan perlu difahami bahwa penyelenggaraan haji adalah tugas Negara, haji adalah momentum ibadah, banyak pandangan-pandangan terhadap haji termasuk dalam kesehatan haji, serta perkuat penanganan faktor resiko kesehatan haji.

Karenanya  para peserta orientasi diingatkan bahwa mereka adalah orang-orang yang terpilih untuk mengemban amanah melayani para tamu Allah. Para petugas ini dituntut untuk menjalankan tugas masing-masing secara profesional, penuh amanah, dan tanggung jawab.

Terkait dengan pembinaan masa tunggu, menurut Wahyu ini adalah proses pembinaan kesehatan yang dilakukan sejak Jemaah haji melakukan pemeriksaan kesehaan tahap pertama ketika mendaftar haji. Pembinaan ini diberikan kepada seluruh jemaah baik baik risti dan jemaah non risti.

“Pembinaan masa tunggu ini  bertujuan agar status kesehatan jemaah haji dapat ditingkatkan mencapai istithaah kesehatan,” ujarnya.

Kontributor : Yeni Rohayati