Bupati Bacakan Sambutan Menteri Agama RI

Selasa, 22-10-2019 | 18:12:12

Singaparna (INMAS Kab. Tasikmalaya). Rangkaian Hari Santri Nasional diantaranya dilaksanakannya Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di Lapangan Helypad Pondok Pesantren Cipasung Ds. Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Selasa (22/10/19).

Pada Upacara peringatan hari nasional hari ini, Bupati Tasikmalaya H.Ade Sugianto, S.IP bertindak sebagai Inspektur Upacara. H.Ade sapaan akrabnya menyampaikan amanat dari Menteri Agama yang ditulis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia M. Nurkholis Setiawan melalui Keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerndekaan Indonesia.
“Pesantren adalah laboratorium perdamaian. Sebagai laboratorium perdamaian, pesantren merupakan tempat menyemai ajaran Islam rahmatalil’alamin. Semangat ajaran inilah yang dapat menginspirasi santri untuk berkontribusi merawat perdamaian dunia.” Kata Bupati dalam sambutannya.

Selain itu, H.Ade menyampaikan dalam amanatnya, setidaknya ada sembilan alasan dan dasar mengapa pesantren layak disebut sebagai laboratorium perdamaian.
“Kesadaran harmoni beragama dan berbangsa metode mengaji dan mengkaji, para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian), pendidikan kemandirian. Gerakan di pesantren merawat khazanah kearifan lokal, prinsip maslahat (kepentingan umum), penanaman spritual.” Pungkasnya.

Kotributor: Fajri Adi Nugraha