ASN Di Lingkungan Kankemenag Kabupaten Tasikmalaya Wajib Berpakaian Santri

Selasa, 22-10-2019 | 17:43:47

Singaparna (INMAS Kab. Tasikmalaya) Tanggal 22 Oktober yang ditetapkan oleh Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015 sebagai Hari Santri Nasional. Untuk itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan intruksi dari Sekjen Kementerian Agama Republik Indonesia para pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai sarung dan peci atau pakaian ala santri pada Selasa 22 Oktober 2019.

Intruksi tersebut disampaikan Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya pada pengajian dan informasi dinas rutin senin di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Senin (21/10/19).

Kasubbag mengatakan bahwa seluruh ASN dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya pada hari ini (22/10) suasana seperti dipesantren, yaitu ASN laki-laki memakai pakaian atasan baju muslim putih, peci nasional hitam dan memakai sarung. Sedangkan bagi perempuan busana muslim.
“Mohon untuk diindahkan intruksi ini baik untuk pegawai maupun seluruh guru termasuk pelajar hari besok memakai baju ala santri.”
Biasanya seragam yang digunakan ASN pada setiap Selasa yaitu Pakaian Daerah yaitu pake baju pangsi putih, akan tetapi, besok pejabat tidak menggunakannya. Melainkan, seharian besok mereka tetap mengenakan sarung, baju koko dan peci. "Untuk besok saja kita pake baju koko dan bersarung, untuk wanita Tidak ada warna khusus," tuturnya.

sementara itu, tanggapan dari para pegawai sangat antusias, sebagaimana disampaikan oleh Penyelenggara Syariah H. Yayat Kardiat, M.M menyampaikan bahwa kita mengenal masa-masa ketika waktu di Pesantren.

"Yah sambil mengenang dulu waktu kita di Pesantren, keseharian kita pakai sarung dan peci hitam." Pungkasnya.

Kontributor: Fajri Adi Nugraha