Anggaran Kemenag Tahun Depan dimungkinkan Turun

Rabu, 09-10-2019 | 15:56:27

Hotel Horison (INMAS kota Tasikmalaya)

Pengelolaan Anggaran dari tahun ke tahun memiliki dinamika mengikuti kondisi social ekonomi baik di internal dalam negeri maupun eksternal atau luar negeri, hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, H. Hilmy Rivai ketika memberi sambutan dalam kegiatan Evaluasi Penyusunan Anggaran tahun 2020 di Hotel Horison Tasikmalaya.

Hilmy menambahkan karena system keuangan kita menganut system global  maka ketersediaan anggaran di Negara kita tergantung pada perkembangan perekonomian dunia. Banyak factor yang mempengaruhi diantaranya adalah nilai tukar rupiah termasuk fluktuasi harga minyak dunia.

“factor lain adalah hutang, baik hutang untuk pembangunan infrastruktur maupun hutang akumulasi dari tahun – tahun sebelumnya,” jelasnya.

Faktor tersebut di atas sangat mempengaruhi ketersediaan dana APBN dan berpengaruh besar pula pada besarnya anggaran Kementerian Agama karena Kemenag adalah sub Kementerian/Lembaga yang dititipi amanah dalam mengelola anggaran sesuai dengan program kerja.

Informasi terakhir, kemungkinan di tahun 2020 anggaran Kemenag akan mendapatkan penurunan, terutama anggaran pembangunan dan belanja modal. Ada kebijakan baru tahun depan, untuk anggaran pembangunan dari Kementerian akan dialihkan ke Kementerian PUPR.

Ia mengingatkan meski secara nominal anggaran Kemenag turun tapi kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak usah anggaran oriented. Ada banyak sekali program kerja yang bisa dikerjasamakan dengan mitra lain seperti dengan Pemerintah daerah, karena sejatinya meski kita Kementerian vertical tapi program kerja kita sinergis dengan program kerja pemda.

“Jalin hubungan harmonis dengan mitra dan gali terus kemungkinan adanya kerjasama program, yang penting sasaran dan tujuan program bisa tercapai,” pungkasnya.

KOntributor : Yeni Rohayati