Jadi Narasumber, Kasubag Perencanaan Dicurhati Peserta

Rabu, 09-10-2019 | 15:44:05

Hotel Horison (INMAS Kota Tasikmalaya)

Kasubag Perencanaan dan Keuangan kanwil Kemenag Provinsi jawa barat  Yulita Tria Hernawati, SE, M.Si. Selasa siang memberikan materi dalam kegiatan Evaluasi Penyusunan Anggaran Tahun 2020 bertempat di Ballroom Tangkuban Perahu Hotel Horison Tasikmalaya.

Dihadapan para peserta yang terdiri atas Kepala Seksi dan Penyelenggara, para Kuasa Pengguna Anggaran, Bendahara dan pengelola keuangan, perempuan cantik ini membahas mengenai sturuktur Anggaran Kemenag Tahun 2020 dengan dimodratori oleh Kepala Sub Bagian tata Usaha, H. Fuad Lutfi.

Di awal pemaparannya Yuli, begitu panggilan akrabnya menyampaikan penganggaran berbasis kinerja. Menurutnya  penganggaran berbasis kinerja (PBK) merupakan sebuah pendekatan dalam sistem penganggaran yang memperhatikan keterkaitan antara pendanaan dengan keluaran dan hasil yang diharapkan, termasuk efisiensi dalam pencapaian hasil dan keluaran tersebut. 

Ciri utama penganggaran berbasis kinerja adalah anggaran yang disusun dengan memperhatikan keterkaitan antara pendanaan (input), keluaran (output), dan hasil yang diharapkan (outcomes) sehingga dapat memberikan informasi tentang efektivitas dan efisiensi pelaksanaan setiap kegiatan.

  “Dalam menyusun perencanaan dan penganggaran harus adanya keterkaitan yang erat antara anggaran dengan kinerja yang diharapkan yang bersifat terukur pencapaiannya,” ujarnya.

Ia menambahkan Perubahan Proses Penyusunan Anggaran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sekarang  berdasarkan “ Money Follow Program “ artinya alokasi anggaran Fokus pada Prioritas, tidak dibagi rata.

Selain itu Program yang dilaksanakan harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat outputnya  terkait dengan pelayanan public dan Pemangkasan program yang nomenklaturnya tidak jelas dan tidak ada manfaatnya bagi rakyat.

“Semua penyusunan rencana kerja anggaran ini dimaksudkan agar anggaran kita tertib, efisien, efektif, ekonomis, transparan, partisipatif, inovatif dan akuntabel tentunya dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan,” jelasnya panjang lebar.

Di akhir sesi Kasubag perencanaan dihujani dengan berbagai pertanyaan dan curhatan dari peserta mengenai permasalahan yang dihadapi di satuan kerjanya masing – masing.

KOntributor : yeni Rohayati