Kemenag Karawang Ambil Bagian Dalam FGD Wujudkan Satu Data Indonesia

Selasa, 16-07-2019 | 16:16:28

Karawang Barat (INMAS Kab. Karawang)

Kemenag Karawang yang diwakili Pranata Humas menjadi peserta dalam Focus Group Discussion (FGD) implementasi sistem informasi manajemen data statistic terintegrasi (SIMDASI) pada publikasi Kabupaten Karawang dalam angka tahun 2019 sebagai langkah awal mewujudkan satu data Indonesia (Perpres No. 39 tahun 2019) yang diikuti 30 peserta perwakilan dari OPD dan instansi vertikal, bertempat di Aula 1 Bappeda Kabupaten Karawang, Senin (15/07).

FGD dibuka secara resmi oleh Bupati Karawang yang diwakili Kepala Diskominfo, H. Yasin Nasrudin, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada BPS yang telah mengagas kegiatan FGD yang membahas data Karawang dalam angka tahun 2019, yang merupakan salah satu langkah awal publikasi berkualitas yang nantinya akan membantu pemerintah sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta dapat menjawab permasalahan daerah, tentunya memerlukan data yang berkualitas, akurat, lengkap, relevan dan berkesinambungan serta terkini yang bersumber dari berbagai OPD dan instansi.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia, Dinas Kominfo sebagai wali data, sedangkan BPS sebagai Pembina dan sekretariat berada di Bappeda.

Lebih lanjut, dijelaskan terkait Diskominfo sebagai wali data telah ditetapkan Peraturan Bupati nomor 10 tahun 2019 tentang perubahan Perbup nomor 56 tahun 2019 tentang tugas pokok dan fungsi Diskomonfo Kabupaten Karawang yang memuat seksi khusus yang menangani statistik sektoral.

Dengan digelarnya FGD, lanjutnya sebagai wadah komunikasi dan bentuk koordinasi penyelenggara kegiatan statistik, tersedianya data dan informasi yang berkualitas, kompherensif dan terpadu sampai tingkat wilayah terkecil.

“Tujuannya supaya tidak terjadi kesenjangan antara data yang dibutuhkan dengan data yang tersedia,” tandasnya.

BPS tidak bisa berjalan sendiri, sambungnya, sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi dengan OPD terkait di lingkungan Pemda Karawang. Dia berharap, OPD yang hadir untuk lebih pro aktif dalam memberikan data yang akurat, sehingga menghasilkan publikasi Kabupaten Karawang dalam angka yang lebih baik serta dapat menjadikan data statistik sektoral yang lebih berkualitas.

Dia juga mengingatkan kedepan tantangan kita semakin besar revolusi industri 4.0 sudah mulai dan perkembangan teknologi semakin maju, tentunya kita harus tetap survive dan mampu beradaptasi, kalau kerja kita masih seperti 10 tahun silam maka akan tenggelam.

“Perkembangan teknologi sekarang membuat masyarakat lebih dapat melihat hasil-hasil pembangunan, ini menjadi tantangan pemerintah untuk memenuhi program yang diperlukan oleh masyarakat. Untuk itu, mari kita bersama-sama menyatukan data yang ada, sehingga jelas apa yang harus dilakukan sesuai dengan kondisi masyarakat.” ungkapnya.

Semoga melalui kegiatan FGD, kerjasama kita semakin erat, untuk mewujudkan data efektif, cepat dan tepat, akurat, semakin luas jangkauannya serta dipahami oleh masyarakat.

Selanjutnya pemaparan materi yang disampaikan oleh 2 narasumber yaitu Kepala BPS Karawang, Slamet Waluyo dan Kepala Seksi Integrasi Pengolahan Data Statistik, Iskandar Zulkarnaen.

 

Kontributor : Denden