Layanan Katering Embarkasi Jakarta Bekasi Diawasi Tim Kesehatan

Sabtu, 13-07-2019 | 21:51:54

Jl. Kemakmuran (INMAS Bidang PHU)

Tidak hanya di tanah suci, tepai jemaah haji Jawa Barat juga mendapatkan layanan katering selama mondok di Embarkasi Jakarta Bekasi kurang lebih 18 jam. PT Cipta Sarana Vidi yang memenangkan tender layanan katering ini menyediakan 3 kali makan berat dan 2 kali snack untuk jemaah haji Jawa Barat. Demikian keterangan yang disampaikan oleh Yuniati Sekar selaku Project Manajer CV Cipta Sarina Vidi, Jumat (12/7), di dapur Embarkasi Jakarta Bekasi.

Dalam sehari Embarkasi Jakarta Bekasi menampung 3-4 kloter Jemaah haji dengan total jemaah haji bisa sampai 1600 orang, cukup membuat suasana dapur katering selalu sibuk. Panasnya hawa dapur tidak menyurutkan 106 pekerja yang dibagi dalam 2 shif waktu.

"Pekerja disini merupakan yang sudah biasa bekerja dengan kami pada musim haji ini dan mereka juga sudah terbiasa masak dalam jumlah yang besar," ujarnya.

Disinggung mengenai kebersihan dan gizi makanan yang disajikan, Mba Yuni biasa disapa menjelaskan bahwa sebelum operasional penyelenggaraan ibadah haji para pekerja sudah mendapatkan pembekalan dari KKP Kelas II Kota Bandung mengenai cara, proses, dan standar penyajian makanan untuk jemaah haji.

"Tim Kesehatan juga setiap hari mengawasi makanan yang disajikan oleh kami dan apabila dari segi tekstur dan rasa tidak memenuhi standar maka kami pun bersedia untuk menggantinya," terangnya.

Mengenai standar rasa, Mba Yuni memaparkan bahwa rasa makanan tidak boleh terlalu pedas atau asin atau manis. "Jadi takaran rasa pun diuji oleh ahli gizi sehingga rasa, tekstur, dan jenis makanan sesuai standar kesehatan," ucapnya.

"Ada dua penyajian makanan jemaah haji yakni prasmanan dan kotak disesuaikan dari jam kedatangan jemaah haji. Apabila jemaah haji datang sebelum jam makan maka makanan akan disajikan dengan prasmanan tetapi apabila diluar jam makan maka makanan akan disajikan dalam kotak," ungkapnya.

Sesuai evaluasi dan permintaan dari Kementerian Agama Jawa Barat, tambahnya, maka kotak untuk nasi dan kue sudah dilabel Kementerian Agama.

Kontributor: Novam Scorpiantrien