Hasil Sidak Itjen, 97% Kehadiran ASN Kemenag Jabar

Rabu, 12-06-2019 | 09:44:22

Jl. Jend. Sudirman (INMAS Bagian Tata Usaha)

Selasa (11/6) di Ruang Kerja Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag RI, Tim Itjen Kemenag RI yang beranggotakan sebanyak 6 orang memaparkan hasil pemantauan sidak pasca cuti bersama Hari Raya Idul fitri 1440 H/ 2019 M dihadapan Kepala Bagian Tata Usaha, H. A. Handiman Romdony yang didampingi oleh Kasubbag Ortala dan Kepegawaian, H. U. Permana.

Pemaparan hasil pemantauan ini langsung disampaikan oleh Ketua Tim, Jufri, yang menyebutkan bahwa tingkat kehadiran ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat sebesar 97%. "Hal ini dikarenakan ada beberapa ASN yang langsung mengambil cuti tahunan dan ada juga yang sakit," ujarnya.

Selain Kanwil Kemenag Jawa Barat, MAN 1 Kota Bandung dan MTsN 1 Kota Bandung yang dijadikan sampling pemantauan, menurut Jufri tingkat kehadirannya lebih baik yaitu 100% baik itu tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

"Tetapi ada beberapa hal sebagai tambahan dan catatan bagi Kanwil Kemenag Jawa Barat terutama Bidang Pendidikan Madrasah mengenai jam kerja yang tidak sama antara jam absensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berbeda sekitar 30 menit," ungkap Jufri.

Ia pun menyarankan agar jam kerja yang berbeda ini dapat disamakan sehingga antara tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dapat bersinergi dalam melaksanakan tugas.

Pak Kabag yang dengan serius menyimak pemaparan Ketua Tim Itjen Kemenag RI memberikan pernyataan rasa terima kasihnya atas kesediaan Itjen dalam memantau kehadiran ASN Kemenag Jabar setelah cuti bersama.

"Kehadiran Tim Itjen Kemenag RI dalam memantau dan melaksanakan sidak pasca cuti bersama ini sangat membantu kami dalam menerapkan kedisiplinan ASN Kemenag Jabar, sehingga hasil pemantauan ini dapat kami jadikan referensi untuk memperbaiki tingkat kehadiran ASN Kemenag jabar," jelas Romdony dengan antusias.

Pak Dony biasa disapa pun berkomitmen langsung menindaklanjuti temuan hasil pemantauan Itjen Kemenag RI sesegera mungkin agar kedepannya kedisiplinan ASN Kanwil Kemenag Jawa Barat akan lebih baik.

"Untuk jam kerja yang berbeda pada madrasah akan segera kami koordinasikan dengan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah agar dapat langsung ditertibkan," tegasnya.

Kehadiran Tim Itjen Kemenag RI selama 2 hari yaitu tanggal 10 - 11 Juni 2019 merupakan kumulasi dari pemantauan kehadiran ASN dari tanggal 31 Mei 2019 yang merupakan hari terakhir kerja sebelum cuti bersama dan juga hari terjepit serta tanggal 1 Juni 2019 yaitu pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila dan yang terakhir tanggal 10 Juni 2019 hari pertama kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.

Seperti yang diungkapkan oleh Pak Dony bahwa kehadiran ASN telah diatur oleh negara sehingga wajib dipatuhi. "Sebagai contoh pelaksanaan Apel mingguan yang selalu kita lakukan merupakan salah satu wujud kedisiplinan ASN dalam mentaati aturan pemerintah," pungkas Pak Dony.

Pada akhir keterangannya, Pak Dony mengajak agar setiap pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat secara aktif mengawasi kehadiran pegawai yang menjadi tanggung jawabnya. 

Kontributor: Novam Scorpiantrien