Paradigma Baru, Harus Lebih Inovatif dan Kreatif

Rabu, 29-05-2019 | 21:34:26

Novotel, Jl. Cihampelas-Bandung (Inmas Bidang Urais dan Binsyar)

Upaya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi lembaga pemerintah secara dinamis ditengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi, serta perubahan lingkungan strategis untuk memenuhi tuntutan kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui proses bisnis dan sumber daya aparatur, secara simultan terus dilakukan sebagai langkah strategis supaya kinerja aparatur lebih berdaya dan berhasil guna dalam mengemban tugas umum pemerintahan demi keberhasilan pembangunan nasional

Upaya tersebut sebagaimana diterapkan juga pada lembaga Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan sebagai unit pelaksana teknis pada Kementerian Agama yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan secara operasional dibina oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada lembaga KUA, Kementerian Agama memiliki program yang secara rutin dilaksanakan, diantaranya adalah melalui pelaksanaan Penilaian dan Penganugerahan KUA Kecamatan Teladan dan Kepala KUA Kecamatan Berprestasi yang dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi hingga tingkat Nasional

Menyikapi hal tersebut, Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyiapan Bahan KUA Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019, di Novotel, Jl. Cihampelas-Bandung, Jum’at (24/5/2019)

Dalam arahannya, Kepala Bidang Urais dan Binsyar, Drs. H. Aldim, M.Si., menyampaikan bahwa, sebagai bentuk evaluasi, penerapan paradigma baru pada kegiatan tersebut telah memasuki tahun kedua dan telah menghantarkan Perwakilan Jawa Barat sebagai Runner Up juara II Tingkat Nasional

“Sebagai langkah penguatan atas prestasi yang dicapai, Jawa Barat memiliki tantangan tersendiri untuk berupaya mempertahankan serta membangun strategi penyelenggaraan supaya lebih terarah, terutama penajaman pada aspek inovasi layanan yang harus dikembangkan” tutur Kabid Urais dan Binsyar

Peserta kegiatan FGD dihadiri oleh 9 orang, terdiri dari unsur Pokjahulu Provinsi Jawa Barat, Juara II Penganugerahan KUA Kecamatan Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, serta pengelola layanan dari unsur internal Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sebagai pengembangan dan penguatan pada aspek inovasi

Kepala Seksi Pemberdayaan (Kasi Daya) KUA, H. Undang Lukmanul Hakim, S.H., menuturkan bahwa “Melalui FGD ini, kami berharap adanya masukan-masukan positif. Disamping sebagai penyiapan materi dan bahan, kami juga berharap adanya masukan untuk penguatan dan pengembangan, fokus pada aspek inovasi dan gagasan kreatif” tutur Kasi Daya

 Kontributor : Hendra Gunawan