Iis Ismatun Maula, Siswi MTsN 1 Karawang Peraih Juara 1 Lomba Tahfidz Tingkat Prov. Jabar

Jumat, 15-03-2019 | 15:35:48

Cilamaya Wetan (INMAS Karawang)

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Karawang, bersyukur dan bangga, karena salah satu siswinya dapat menjadi pemenang dalam “Ajang Kreativitas Seni Madrasah” (Aksioma) 2019 tingkat provinsi.

Iis Ismatun Maula merupakan siswi MTsN 1 Karawang, berhasil meraih juara ke-1 lomba Tahfidz putri untuk tingkat provinsi. Aksioma tersebut dilaksanakan di MTsN 1 Kota Bekasi, pada tanggal 19-20 Februari 2019, dengan diikuti oleh 54 peserta dari 27 kabupaten dan kota di provinsi Jawa Barat.

Kepala MTsN 1 Karawang, Dra. Hj. Halimah, M.M merasa sangat bangga, dengan prestasi yang telah diraih anak didiknya tersebut. Apalagi prestasi di bidang tahfidz, karena menurut kepala madrasah MTsN 1 Karawang “Anak yang hapal al-qur’an akan berpengaruh kepada prestasi akademik dan akan membawa keberkahan untuk lingkungannya”.

Iis Ismatun Maula yang merupakan putri dari ibu Masturoh dan bapak H. Akrom Hasani (Alm), dilahirkan pada tanggal 30 Juli 2004, di Dusun Sepat Kerep, Desa Cikarang Wetan, Kabupaten Karawang.

Disela-sela kesibukan belajar di MTsN 1 Karawang, yang dimulai pukul 07.00 WIB sampai 14.30 WIB. Iis punya komitmen dan selalu bersemangat untuk menghapal al-qur’an setiap hari, setelah pulang dari MTsN 1 Karawang.

Ketika ditanya bagaimana cara menghapal al-qur’an dengan cepat, dengan malu-malu ia menjawab; “Menghapal Al-Qur’an itu dapat dilakukan oleh siapa pun, yang terpenting adalah komitmen untuk selalu menjaga dan menambah hapalan setiap hari”. Ia mulai menghapal al-qur’an setiap pukul 16.00 WIB, dan ia lakukan setiap hari selama satu jam. Dan selama satu jam itu, dapat menghapal satu halaman. Adapun metode yang digunakan, menurutnya: “Dengan membaca sebanyak 20 kali kemudian untuk menguatkan hapalan sebanyak 5 kali”. Sampai saat ini ia sudah hapal tujuh juz.

Di MTsN 1 Karawang, Iis mendapatkan bimbingan dari Ustadz Adnan Abdurrahman dan Dr. Nasem, yang dilakukan setiap hari Rabu dan Kamis, setelah shalat dzuhur. Untuk persiapan Aksioma dilakukan setiap hari. Menurut pembimbingnya, ada satu hal yang dimiliki Iis, yaitu “Suara yang lantang dan tenang ketika membacakan ayat demi ayat, sehingga orang yang mendengarkan menjadi terkesima dan merasa nyaman”.

 

Kontributor : Denden/Halimah