Menag: Selamat , Penghargaan Harmony Award Untuk Kota Bekasi

Jumat, 11-01-2019 | 19:50:24

Bekasi Selatan (INMAS Kota Bekasi)

Pada Upacara HAB ke 73 tanggal 3 Januari Kemarin, Bekasi ditetapkan sebagai salah satu kota yang mampu menjaga harmony antara kerukunan Umat Beragama. Atas penghargaan tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin (LHS) memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas penghargaan Harmony award yang diberikan kepada FKUB  dan Walikota Bekasi. Demikian diucapkan LHS ketika menghadiri Sapa Penyuluh dan Ngobrol Pendidikan Islam (Ngopi) di Aula Arafah, Asrama Haji Jakarta Bekasi, Kota Bekasi Jumat 11/1.

Harmony Award adalah penghargaan yang diberikan Kemenag kepada pihak-pihak yang dianggap berhasil melakukan harmonisasi kehidupan beragama. Karena keberhasilan yang dilakukan para tokoh agama maupun lembaga lembaga keagamaan seperti FKUB, peran penyuluh agama,  maupun pendidikan di Kota Bekasi ini yang membawa keharmonisan masyarakat di Kota Bekasi.

Menag mengatakan, keberhasilan Kota Bekasi meraih Harmony Award bukanlah proses yang sekejap. Melainkan, perlu proses yang cukup panjang untuk menghasilkan kehidupan masyarakat yang harmonis. 

LHS mengatakan, Indonesia termasuk Kota Bekasi merupakan masyarakat yang dinamis dan apa yang telah dicapai harus dijaga, dirawat dipelihara dan dikembangkan kehidupan agama yang harmonis. Kita memang memiliki masyarakat yang beragam, karena itulah sampaikan kepada anak didik kita, kepada masyarakat bahwa sebesar apapun perbedaan antara kita tidak bisa dijadikan alasan untuk saling menafikan, menegasikan atau merendahkan satu sama lain.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Mujani dalam laporannya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan Menag melalui penghargaan Harmony Award. Mujani menjelaskan, Kota Bekasi memang merupakan salah satu dari 27 wilayah di Jawa barat yang unik dan memiliki keberagaman budaya dan agama di masyarakatnya. Berkat peran FKUB Kota Bekasi dan tokoh agama di Kota Bekasi inilah keharmonisan kehidupan beragama dapat ditegakkan.

Evi Agustin