Penyuluh dan Pendidik Kota Bekasi Sapa dan Ngopi Bersama Menag

Jumat, 11-01-2019 | 18:43:45

Bekasi Selatan (INMAS Kota Bekasi)

Sapa atau Sarapan Bersama Penyuluh Agama dan Ngopi atau Ngobrol Pendidikan Islam adalah Dua dari 11 program Kementerian Agama RI tahun 2018. Mengawali tahun 2019, Jumat 11/1 Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saefuddin (LHS) mengajak seluruh penyuluh agama dan pendidik di Kota bekasi untuk duduk bersama dalam Sapa dan Ngopi di Aula Arofah Asrama haji Jakarta bekasi.

Dalam Sapa dan Ngopi ini, LHS ditemani kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi jawa Barat H.A. Buchori dan Direktur GTK Kemenag RI, Suyitno.

Pada kesempatan tersebut, Menag menegaskan kepada seluruh peserta untuk mengedepankan moderasi dalam agama. Jangan sampai sebagai aparatur Sipil Negara di Kementerian Agama Republik Indonesia tidak memegang moderasi keagamaan ini sebagai pijakan dan pedoman dalam berbuat atau melakukan sebuah tindakan.

Menag mengatakan, sebagai penyuluh dan pendidik ataupun ASN  di Kementerian Agama, mendapatkan kepercayaan, kehormatan dan kemuliaan tidak hanya dari negara namun juga dari Allah swt yang telah mentakdirkan sebagai orang-orang pilihan yang ditunjuk untuk mengurusi bidang agama. Karenanya saya ingin mengajak kita semua mensyukuri dan memahami nilai nilai agama pada batasan yang moderat. Inilah Kenapa Kemenag RI senantiasa menggaungkan tentang Moderasi dalam agama.

Kegiatan sapa dan Ngopi ini juga digunakan untuk saling tukar pilihan atau sekedar menyampaikan aspirasi para penyuluh maupun pendidik kepada LHS. Seperti yang dilakukan Erna Hastuti, Ketua FKGTK Kota Bekasi dan Ria guru RA Bani Adam yang mengeluhkan tentang gaji guru RA yang kurang memadai dan Hanya Sajuta alias Sabar Jujur dan Tawakal Semata.

Kepala Kantor Kementerain Agama Kota Bekasi, Mujani menyebutkan Sapa dan Ngopi ini dihadiri sebanyak 750 peserta yang terdiri dari para Kepala Seksi dan penyelenggara di kankemenag Kota Bekasi, Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS Kota Bekasi, Penyuluh Agama Hindu, Budha, Kristen dan Katholik, Para Kepala KUA Kecamatan, Para Pengawas pendidikan Madrasah dan Pendidikan Agama Islam, Para Kepala Madrasah Negeri maupun swasta, organisasi Profesi seperti KKRA, IGRA, KKMI, KKMTS dan KKMA.

Evi Agustin