Kasubag TU Kota Cirebon : Rumah Tangga Disebut Bahtera Ada Alasannya

Jumat, 14-09-2018 | 14:56:43

Jl. Terusan Pemuda-By Pass (INMAS Kota Cirebon)

Seringkali kita mendengar istilah “bahtera rumah tangga”. Mengapa rumah tangga kerap dikaitkan dengan bahtera? Ternyata ada alasannya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Drs. H. Yasin, M.Pd.i menyebutkan bahwa  rumah tangga disebut bahtera karena kehidupan suami istri itu bagai mengarungi lautan.

“Ketika bahtera belum berangkat ke lautan, dia akan diam di dermaga, menyaksikan keindahan lautan dari jauh. Tapi ketika bahtera sudah mulai melaut, barulah ketahuan bahwa laut tidak seindah kelihatannya. Di laut ada hujan, badai, ombak besar, dan karang yang mengancam kelancaran perjalanan dan keutuhan bahtera,” terangnya.

Penjelasan tersebut disampaikannya di hadapan ke 20 pasang calon pengantin yang mengikuti Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin Tingkat Kota Cirebon di aula Kankemenag Kota Cirebon (14/9).

Yasin mengatakan bahwa seperti itulah pula rumah tangga.

“Berrumah tangga tidak sesederhana kelihatannya. Dalgga ada banyak ragam dan macam persoalan. Jika tidak dikelola dengan baik, persoalan itu bisa saja merusak bangunan keluarga yang sudah dibangun pasangan suami istri.”

Hal ini menjadi salah satu alasan yang melatarbelakangi perlunya para calon pengantin mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

“Catin adalah tamu negara yang mendapatkan kesempatan untuk diberi pembekalan pernikahan. Dengan adanya pembekalan, keluarga yang kokoh diharapkan tumbuh kian banyak,” pungkasnya.

Pada akhir pertemuan, Yasin menyerahkan secara simbolis buku panduan “Fondasi Keluarga Sakinah” kepada perwakilan pasangan catin.

Kontributor : Haji Arif Arofah