Ajakan Syamsi Kepada Anak Muda Jaman Now

Jumat, 10-08-2018 | 15:17:42

Desa Cirangkong (INMAS Kabupaten Purwakarta)

Mempelajari dunia pendidikan tidak harus selalu berada di ruangan tertutup dan dipenuhi oleh meja dan kursi, tapi bisa juga menggunakan media luar yang langsung berhubungan dengan materi pelajaran. Setidaknya hal itu yang dilakukan oleh Syamsi Mufti, S.Ag., M.Si yang minggu lalu dilantik menjadi Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta. Pada hari Minggu (29/07 ) Syamsi bersama anak-anak muda Karang Taruna CR 123 melaksanakan Gebyar Panen Mentimun sebanyak 1 Kuintal.

Ditemui setelah pelaksanan kegiatan Syamsi menuturkan, kegiatannya kali ini erat kaitannya dengan metode pendidikan yang ia lakukan bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cirangkong yang ia pimpin.

Melihat kondisi anak-anak muda jaman now yang sudah terbawa pengaruh dunia teknologi yang sedemikian rupa, terlebih media sosial yang cukup mengkhawatirkan, akhirnya ia bersama rekan-rekan di LPM berinisiatif untuk mengalihkan perhatian anak-anak muda tersebut kepada kegiatan yang lebih bermanfaat, ia bersama rekan-rekan di LPM mengajak anak-anak muda di desa Cirangkong untuk belajar tentang dunia pertanian. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan ternyata hasil pertanian yang saat ini cukup menjanjikan hasilnya di masyarakat adalah mentimun. Ujar Syamsi menuturkan.

Akhirnya Syamsi bersama rekan-rekan mengumpulkan permodalan dengan cara swadaya, ada yang menyumbang bibit mentimun, ada yang menyumbang pupuk pestisida, dan ada pula yang menyumbang dana.

Alhamdulillah dari hasil swadaya tersebut, hari ini bisa menghasilkan 1 kuintal mentimun yang selanjutnya bisa dijual ke pasar.” ujarnya.

Syamsi berharap hasil kerja ia dan rekan-rekan LPM bisa diikuti pula oleh anak-anak muda yang lainnya, agar anak-anak tersebut bisa melakukan kegiatan yang lebih produktif, tidak melulu menghabiskan waktunya dengan bermedia sosial.

Ke depan Syamsi akan membicarakan program tersebut dengan dinas terkait, sehingga materi pembelajaran model seperti itu bisa dilaksanakan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Purwakarta, ujar Syamsi menutup pembicaraan.

 

Kontributor : Asep Sunandar Nugraha

Editor : Novam