Dua Kota Satu Kabupaten Gelar Kegiatan Pra Akreditasi

Jumat, 08-06-2018 | 09:38:26

Bekasi Selatan, INMAS Kota Bekasi

Tiga Kantor Kementerian, Dua Kota dan Satu kabupaten yakni Kankemenag Kota Depok, Kota Bekasi dan kabupaten bekerjasama melaksanakan kegiatan Pra Akreditasi, Rabu, 6/6 di Asrama haji Jakarta Bekasi. Kegiatan ini dilangsungkan untuk mensosialisasikan Sispena yakni aplikasi online yang digunakan untuk pengajuan akreditasi sekolah secara Online.

Kepala Seksi Madrasah Kankemenag Kota Bekasi Ali Mashuri mengatakan selain sebagai salah satu persiapan dalam pelaksanaan proses akreditasi madrasah tahun 2018, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi tiga kementerian. Ali mengatakan  untuk Kota dan Kabupaten Bekasi merupakan dua lembaga yang pernah satu rumah. Namun pada tahun 1999, terjadi pemekaran wilayah yang mengakibatkan Kabupaten dan Kota Bekasi dipisahkan.

“Alhamdulillah sekarang kita semua bisa kumpul disini, semoga kegiatan pra akreditasi ini dapat membantu melancarkan proses akreditasi sekolah tahun ini,” Ucap Ali.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Seksi Kelembagaan Kanwil Kemenag  Provinsi Jawa barat, Agus Solehudin. Dalam sambutannya, Agus Solehuddin berharap agar kegiatan pra akreditasi ini dapat menmberikan kemudahan pada proses akreditasi sekolah tahun ini. Untuk tahun ini, system akreditasi sekolah akan terfkus pada system online dengan menggunakan aplikasi Sispena. Melalui system online ini diharapkan proses akreditasi dapat berjalan dengan lancer tanpa Kendala.

“Nah dengan system ini akan menjadi mudah melakukan pengambilan data, cukup dnegan mengintegrasikan data dari data EMIS saja, karenanya diperlukan kegiatan pra akreditasi ini untuk mensosialisasikan tata cara pengintegrasian atau kita sebut sinkronisasi data,” Jelas Agus Solehudin.

Agus berharap, kegiatan ini dapat mempermudah proses akreditasi madrasah tahun 2018 ini. Kegiatan ini dihadiri oleh operator EMIS pilihan dari 3 Kementerian. Turut hadir sebagai narasumber Risman Ula dari BAN SM dan Riki Kusniadi dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

Kontributor : Evi Agustin