Kasubbag TU Lepas Kontingen Kemah Santri Kota Bandung

Sabtu, 14-04-2018 | 18:11:55

Soekarno Hatta (INMAS Kota Bandung)
Kepala Subbag TU Kota Bandung, Drs. H. Moh. Ali Abdul Latief, M.Ag didampingi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesanten, H. Iman Aminuddin, SH, M.Kn. dan para Pembina secara resmi melepas kontingen Kemah Santri kota Bandung yang akan berlaga dalam kegiatan Kemah Santri Tingkat Provinsi Jawa Barat di Ciletuh Kab. Sukabumi, Rabu (11/04), di Aula Utama Kantor Kemenag Kota Bandung Jl. Soekarno Hatta.

Acara pelepasan ditandai dengan pemberian topi pramuka ciri khas kontingen Kemah Santri kota Bandung kepada 4 orang perwakilan dari peserta dari penegak dan penggalang oleh Kepala Subbag TU. Acara pelepasan dibuat sederhana tetapi khidmat dan sangat memotivasi.

Pada sambutannya, H. Moh. Ali Abdul Latief menyampaikan rasa gembira dan apresiasi kepada Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesanten, khususnya para Pembina yang telah mempersiapkan, melatih dan membina kontingen Kemah Santri kota Bandung dengan sangat baik. H. Moh. Ali Abdul Latief berharap kegiatan kemah santri menjadi momentum meraih prestasi dan menjadi kebangkitan santri di kota Bandung untuk lebih berkiprah bagi bangsa dan negara.

Kegiatan pramuka ini, lanjut H. Moh. Ali Abdul Latief sesungguhnya sejalan dengan ajaran agama Islam yang mengajarkan untuk taat beragama, hidup disiplin, mandiri, gotong royomh, hidup saling hormat menghormati, saling menyayangi antar sesama, menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat Indonesia. Hal itu tentunya sesuai dengan Trisatya dan Dasadarma Pramuka.

Para santri diharapkan menjadi manusia yang memiliki karakter bangsa yang kuat, mampu membina dan mengembangkan penghayatan kode kehormatan berupa janji Trisatya dan Dasadarma pramuka serta memupuk persaudaraan dan persatuan di kalangan pramuka penegak.

Selain itu, H. Moh. Ali Abdul Latief juga mengatakan bahwa kegiatan Kemah Santri ini dapat menjadi ajang silaturrahim antar pesantren dan menjadi media peningkatan kreatifitas, membangun minat terhadap gerakan pramuka untuk meningkatkan etos kerja yang tinggi dengan prinsip kesederhanaan, kemandirian, dan mendorong santri untuk aktif, mandiri, unggul demi negara dan agama untuk meningkatkan rasa ukhuwah, solidaritas sosial dan kerjasama antar sesama.

Terakhir dalam sambutannya, H. Moh. Ali Abdul Latief berpesan Kemah Santri dapat menjadi ajang meningkatkan prestasi yang menjadi kebanggan para peserta dan mengharumkan nama kota Bandung agar.


Kontributor: Agus Saparudin

Editor : Tri Budiono