Selasa, 13-02-2018 | 17:43:55

IGRA Kota Bandung Gelar Pelatihan Pembelajaran Motorik Dasar dan Senam Islam Ceria

Jl. Diponegoro (inmas Kota Bandung)

Ikatan Guru Raufhatul Athfal (IGRA) Kota Bandung menggelar kegiatan Pelatihan Tingkat Nasional Pembelajaran Motorik Dasar dan Senam Islam Ceria dengan tema  “Meningkatkan kecerdasan dan Tumbuh Kembang Anak”, Selasa, (13/2/2018) yang dibuka secara resmi oleh Kepala kantor kementerian Agama DR. Yusup M.Pd. di Gedung Balai Asri PUSDAI Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr, H. Acep Nurlaeli, M.Pd., Ketua Pokjawas, Drs. H. Maman, M.M.Pd. dan Ketua IGRA beserta jajarannya.

Kakankemenag dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus IGRA Kota Bandung telah banyak membuat Inovasi inovasi yang membangun dan mencerdaskan guru guru RA se Kota bandung serta membantu menambah wawasan dan pengalaman yang berkualitas sehingga dapat menanamkan kemampuan dan menumbuhkan kreatifitas kepada anak didik RA. Karena itu masyarakat Kota Bandung semakin percaya dan bangga memiliki anak yang dapat belajar di lembaga pendidikan RA.

Selain itu Kakankemenag memberikan motivasi agar guru guru tetap semangat mengajar dan ikhlas mendermakan sebagian tenaganya untuk kemajuan pendidikan Anak anak Raudhatul Athfal di Kota Bandung.

Kementerian agama akan terus berusaha memperjuangkan kesejahteraan guru guru, tidak hanya guru guru formal tetapi guru guru non formal juga dalam pantauan kami di Kemenag. Kemenag juga berusaha terus akan menggulkan dana tunjangan insentif  untuk guru guru yang belum menerima sertifikasi dalam program tahun 2018.

“Jadi walaupun belum cair, saya berharap agar guru guru tetap sabar dan semangat” Ujar Kakankemenag.

Sementara itu, Ketua IGRA Kota Bandug, Dra. Hj. Eva Dzuariyah, M.M.Pd. dalam laporannya menyampaikan kegiatan pelatihan Pembelajaran Motorik Dasar dan Senam Islam Ceria Tingkat Nasional dengan tema “ Meningkatkan Kecerdasan dan Tumbuh Kembang Anak” ini adalah pelatihan yang dilaksanakan dan diikuti oleh guru guru Raudhatul Athfal se-Kota Bandung.

Untuk Pelatihan Senam Islam Ceria, lanjut Eva dibantu oleh pelatih dari Jakarta yang akan disosialisasikan kepada guru guru raudhatul athfal se-Indonesia kemudian di implementasikan ke Provinsi, kota/kab dan dilanjutkan ke guru guru RA dan disosialisasikan langsung ke anak anak raufhatul athfal.

Eva mengharapkan setelah mengikuti pelatihan Senam Islam Ceria, IGRA dapat mentindaklanjuti menjadi kegiatan yang bermanfaat dan dilombakan pada acara acara pentas seni dan sejenisnya.

Kontributor: Eva Nurwidiawati