Kamis, 12-10-2017 | 15:02:21

Kakankemenag Apresiasi MTsN 2 masuk Nominasi Sekolah Adiwiyata

Indihiang (INMAS Kota Tasikmalaya)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Drs. H. Yudhi Yusupyandi, M.M menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Penilaian Sekolah Adiwiyata di Kampus Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Tasikmalaya atau dulu lebih dikenal dengan nama MTsN Rarangjami Indihiang, Kamis pagi (12/10). Hadir pula pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Tim Penilai yang terdiri atas perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Kankemenag Kota Tasikmalaya, Perguruan Tinggi dalam hal ini dari Universitas Siliwangi dan dari Forum Peduli Lingkungan. Hadir pula para Muspika seperti Camat Indihiang, Kapolsek Indihiang, Danramil, Tokoh Agama dan para Pengawas Madrasah.

Adiwiyata adalah salah satu program Kementerian Lingkungan hidup dalam upaya mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Kakankemenag sendiri mengaku sangat mengapresiasi keberhasilan MTsN 2 yang masuk nominasi sekolah Adiwiyata. Menurutnya tahun 2017 Madrasah Tsanawiyah memang menorehkan banyak prestasi luar biasa, seperti menjadi juara 1 UNBK tingkat Provinsi, berbagai prestasi di KSM dan Aksioma.

“Dengan masuknya MTsN 2 menjadi nominasi menjadi pelengkap dari berbagai prestasi yang telah kita raih, mudah- mudahan bisa mewakili kota Tasikmalaya ke tingkat Provinsi,” harap Yudhi.

Dirinya menambahkan sebenarnya madrasah berbasis lingkungan telah lama menjadi program seksi pendidikan madrasah sebagaimana dalam ajaran agama islam yang menganjurkan umatnya menjaga kebersihan. Annadzafatu minal iimaan atau kebersihan itu sebagian dari pada iman menjadi landasan dalam program tersebut. Kebersihan yang dimaksud mencakup semuanya termasuk kebersihan lingkungan.

Aspek lingkungan baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas sangat mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih menyenangkan. Selain itu Madrasah yang lebih ramah lingungan telah menerapkan konsep pembelajaran learning by doing, dimana anak tidak hanya dijejali dengan teori menjaga lingkungan namun juga dipraktekan secara langsung dibuktikan dengan menjaga lingkungan sekolah.

Selain itu tambah Yudhi masuknya MTsN 2 dalam nominasi sekolah adiwiyata merupakan awal yang baik dan semoga bisa diikuti oleh semua madrasah dari berbagai tingkat baik RA, MI, MTs maupun MA karena adiwiyata ini tidak mengenal tingkat bisa diikuti oleh semua, berbagai tingkat baik negeri maupun swasta. Hal Ini juga sebagai salah satu bentuk sinergitas yang baik antara Kemenag dan Dinas pendidikan, menunjukan bahwa madrasah mempunyai kedudukan yang sama dengan sekolah umum.

“Semoga ini menjadi inspirasi buat semua madrasah dan kita do’akan mudah-mudahan MTsN 2 mendapat hail terbaik, menjadi sejarah dan menjadi bukti kontribusi madrasah untuk Kota Tasikmalaya, tentunya dengan bantuan dari seluruh komponen baik itu peserta didik, para pendidik dan tenaga kependidikan,” pungkas Yudhi.

Kontributor : Yeni Rohayati

Editor         : Yudi Hermawan