Jumat, 11-08-2017 | 16:16:13

Kankemenag Kabupaten Bekasi Menggelar Rapat Pemantapan Teknis Pemberangkatan Jemaah Calon Haji

Cikarang Pusat (INMAS Kabupaten Bekasi)

Kankemenag Kabupaten Bekasi menggelar rapat pemantapan teknis pemberangkatan jemaah calon haji yag diikuti petugas kloter, KBIH, karu dan karom yang tergabung dalam kloter 58, 78, dan 88, bertempat di Aula Kankemenag Kabupaten Bekasi, Kamis (10/08).

Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kabupaten Bekasi, H. Abdul  Syakur menjelaskan dalam rangka menjaga dan menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi tamu-tamu Allah, panitia pemberangkatan dan pemulangan haji (P3H) Kabupaten Bekasi terus berusaha memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya.

Dia juga mengingatkan kepada ketua rombongan dan ketua regu mengemban tugas dan fungsi begitu mulia karena secara tidak langsung membantu pemerintah dalam melayani jemaah calon haji, setiap karom terdiri dari 10 karu dan setiap karu mengurus 10 anggota mudah-mudahan semuanya sudah saling ta’aruf dan sudah belajar untuk memahami karakter jemaah masing-masing.

“Kita ingin sama-sama menciptakan sebuah kenyamanan dan keamanan bagi jemaah calon haji Kabupaten Bekasi, mulai dari jemaah sendiri, para petugas yang menyertai jemaah untuk menjaga kebersamaan dan kekompakkan, serta harus komitmen membantu melayani jemaah sesuai jabatan masing-masing,” ucap H. Syakur.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kloter 58 jumlah jemaah 14 orang dilepas tanggal 14 Agustus 2017, dan kloter 78 jumlah jemaah 102 orang dilepas 20 Agustus 2017, sedangkan kloter 88 jumlah jemaah 404 orang dilepas tanggal 23 Agustus 2017.

“Tolong karom dan karu untuk mengingatkan jemaah untuk gelombang 2, pakaian ihrom disimpan di hand bag untuk memudahkan ketika miqot,” ungkap H. Syakur.

Setelah jemaah diserahkan ke PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi tugas pokok P3H beralih, nanti di Embarkasi para jemaah calon haji akan memperoleh akomodasi, living cost, paspor dan gelang identitas, serta buku kesehatan.

Sementara, ketua kloter 88, Ahmad Zaman Semou Fasha menyampaikan himbauan PPIH Jeddah dan Dirjen PHU Kemenag RI, untuk jemaah calon haji pada gelombang 2 untuk menghindari kepadatan agar memakai pakaian ihrom sejak di Embarkasi. Dan bilamana ada masalah kita diskusikan dan bermusyawarah.

Sedangkan dari TKHI, Fitriyah Kadir, menghimbau jemaah calon haji untuk selalu menjaga kesehatan, dan bagi yang punya riwayat penyakit supaya rajin kontrol, serta yang mau punya obat pribadi mohon dibawa jangan disimpan di koper besar, dan karena suhu 400 banyak jemaah yang kakinya melepuh terutama yang lansia, mohon dipersiapkan sendal cadangan, topi atau payung, dan untuk semprotan air dan masker sekali pakai akan diberikan di Embarkasi, dan bawa juga masker yang terbuat dari kain untuk nanti dibasahin ketika aktifitas keluar untuk menjaga kelembaban pernapasan kita.

“Bagi karom dan karu supaya membantu mengawasi makanan apakah sudah basi atau tidak, karena makan siang dan sore ada jangka waktunya, setelah dibagikan makanan harus segera di makan,” pintanya.

 

Kontributor : Denden Zenal Mutaqin

Editor : Nunik